Tabungan Konten: Cara Smart jadi Blogger Profesional

celengan kaleng

Konsep tabungan konten selalu menarik untuk para konten creator, termasuk juga blogger.

Ada beberapa alasan kenapa blogger wajib punya tabungan konten, diantaranya

1. Konsisten Update Blog

Udah bukan rahasia lagi, kalau blog mau berkembang maju, maka konsisten update adalah kuncinya.

Efek dari blog yang rutin di update salahsatunya berdampak pada Search engine optimization.

Search engine, terutama Google, sangat senang dengan blog yang selalu memperbarui konten nya.

Efek lainnya dimata pengunjung, blog kita terkesan profesional dan terpercaya. Karena setiap minggu nya selalu ada yang baru.

2. Tidak Deadliners

Blogger profesional tentu punya jadwal tetap kapan blog nya harus di update. Dengan mempunyai tabungan konten akan menghindarkan Anda bekerja di saat-saat akhir.

Efek buruk terlalu sering bekerja dengan deadline, dapat memicu hormon adrenalin secara berlebih. Efeknya Anda jadi mudah untuk stress, dan tentunya hal tersebut buruk untuk kesehatan Anda.

3. Handling Situasi Tak Terduga

Sebagai makhluk sosial, tentu kita tidak melulu berhadapan dengan monitor. Ada kalanya kita perlu interaksi dengan sesama.

Jika terjadi hal-hal yang tak terduga, seperti ketika ada anggota keluarga yang sakit, maka blog kita akan terbengkalai.

Dengan memiliki tabungan konten, kita bisa tetap update blog walaupun kondisinya sedang tidak memungkinkan menulis.

4. Solusi Buat si Moody

Namanya hidup, kadang bahagia, kadang biasa aja, kadang yaa.. begitulah.

Kalau mood lagi dibawah banget, jangankan untuk buat artikel, sekedar buka laptop aja butuh usaha setengah mati.

Lalu bagaimana cara membuat tabungan konten yang benar?

Berikut ini tips sederhana tapi aplikatif membuat tabungan konten untuk blogger:

Selalu Sedia Catatan

Pergi kemana-mana selalu sediakan buku catatan kecil, kalau sekarang fungsi buku catatan bisa diganti dengan aplikasi di smartphone.

Manfaat membawa catatan agar Anda bisa melakukan eksekusi dimanapun dan kapanpun.

Baik itu untuk mencatat kalau ada ide baru, atau mengembangkan ide yang sebelumnya sudah ada (membuat kerangka artikel dari ide yang sudah ada).

Manfaatkan Waktu Luang

Membuat tabungan konten bisa dilakukan dengan memanfaatkan waktu luang.

Kalau anda benar-benar sibuk, bisa dikerjakan saat weekend atau malam hari sepulang dari rutinitas utama.

Kalau tidak terlalu sibuk, bisa dikerjakan diantara jadwal sehari-hari, misalnya saat sarapan, makan siang, saat nonton televisi atau saat rebahan.

Manfaatkan Kesibukan Pasif

Orang sibuk juga bisa punya tabungan konten, yang penting bisa memanfaatkan waktu walaupun singkat.

Kesibukan pasif maksudnya kesibukan yang tidak produktif, seperti ketika antri di bank berjam-jam. Daripada main game, lebih baik gunakan untuk tabungan konten.

Contoh lain kesibukan pasif, antri BPJS, nunggu di bandara, nunggu pesanan makan datang.

Cicilan Ringan

Membuat tabungan konten tidak melulu harus ‘plek’ jadi postingan.

Bisa mulai dari menulis ide nya dulu.

Atau mencari-cari referensi artikel yang berhubungan dengan artikel kita.

Bisa juga berupa kerangka artikel.

Atau kalau sudah fix semua, tinggal tulis artikelnya, kembangkan poin-poin dari kerangka yang sudah ada.

Penting, apapun jenis tabungan yang dicicil harus dicatat. Baik itu ide, link, dan lainnya.

Semoga tipsnya mencerahkan dan bermanfaat ya.

Sama seperti tabungan keuangan kita di bank, semakin banyak jumlahnya maka makin bagus.

Kalau bisa sih bikin tabungan konten minimal untuk satu bulan kedepan.

Jadi konten untuk bulan dua sudah disiapkan di bulan pertama.

Lalu di bulan dua, anda mengerjakan untuk tabungan konten di bulan tiga, begitu seterusnya.

Syukur-syukur kalau bisa punya tabungan konten hingga 6 bulan kedepan.

Jadi Anda kerja keras di awal, lalu bisa santai atau mengerjakan project lainnya pada 6 bulan berjalan.

Leave A Comment