Archive for December, 2005

This Year is Mine!

31 Desember 2005. Hari ini merupakan hari terakhir sekaligus postingan terakhir gue di tahun 2005. Meskipun tidak banyak yang bisa gue ceritakan, tapi tahun ini bisa dibilang merupakan tahun keberuntungan gue. Sebagian dari apa yang gue harapkan, gue cita-citakan, yang tadinya dirasa tidak mungkin secepat ini akan tercapai, alhamdulillah dapat terlaksana.

Dimulai dari kepindahan lokasi kantor gue ke pusat kota, tepatnya ke daerah Thamrin, rupanya Dewi Keberuntungan turut serta menemani kepindahan gue tersebut. Beberapa minggu setelahnya, cita-cita terbesar gue tercapai bertepatan dengan hari ulang tahun gue. Ya, untuk pertama kalinya gue berhasil menginjakkan kaki di Negeri Samurai. Meskipun cuman sebentar, bahkan secara bergurau gue selalu mengatakan bahwa itu bagaikan pergi umrah ke Jepun, tapi moment tersebut merupakan hadiah ulang tahun yang terindah, yang sangat berkesan dan entah sampai kapan akan dapat bertahan di memori gue.

Selanjutnya di awal Juni, Sang Dewi Keberuntungan masih menyertai gue dengan mengajak serta Dewi Promosi. Begitulah, akhirnya gue diberi kesempatan buat naik grade yang sekaligus dipercaya secara fungsional menjadi supervisor di departemen tempat gue berkarya.

Juli. Apakah ini yang dinamakan love at a first sight?

Agustus, untuk pertama kalinya gue bermain bowling! Dan untuk pertama kalinya gue merasa enjoy melakukan aktivitas olah raga. Tentu saja, untuk selanjutnya dengan mudah dapat ditebak, gue kecanduan maen bowling. Thanks to my best buddy, Prima, yang udah ngenalin gue maen bowling :)

10 September 2001. Hari pertama gue resmi bekerja setelah 2 tahun berkutat dengan TA (Tugas Akhir/Teu Anggeus-anggeus), meskipun saat itu gue belum secara resmi lulus dari tempat kuliah.

10 September 2005. Tepat 4 tahun bekerja di perusahaan yang sama, gue mendapat kesempatan training ke negeri Asia favorit gue yang ketiga (setelah Jepang dan Korea) dan lagi-lagi bertepatan dengan akan dilaksanakannya Grand Opening Disneyland Hong Kong (12 September 2005). Tentu saja, adalah merupakan tindakan yang bodoh apabila melewatkan event tersebut berlalu begitu saja.

November. Seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri, untuk kesekian kalinya gue mendapatkan kejutan yang… entah harus dibilang apa lagi. Bagaimana tidak, tanpa diduga gue mendapatkan undangan business trip ke Eropa. Berhubung kota-kota di Eropa yang dikunjungi lebih dari satu (Amsterdam, Paris, Nice, Monaco dan Barcelona), sudah pasti kegiatan bisnisnya lebih sedikit daripada trip-nya :)

Desember. Bulan terakhir di tahun 2005 ini. Bulan terakhir di mana gue berkesempatan untuk mewujudkan cita-cita gue, bisa mewujudkan apa yang menjadi rencana gue setahun ini. Ya, di tahun ini, persisnya di minggu ini, akhirnya gue memutuskan untuk membeli sebuah Honda Jazz. Lucunya, gue membeli mobil tersebut tanpa memberi tahu orang tua dan saudara-saudara gue, kecuali teman-teman terdekat. Biarlah mobil tersebut menjadi bagian penutup dari kejutan-kejutan yang tahun ini gue berikan kepada mereka.

Namun tentu saja, di dunia ini tidak ada yang sempurna. Nobody is perfect. Seperti yang selalu dibilang sekretaris divisi gue, “Coba ya, perjalanan cinta lo semulus perjalanan karir lo?”

Nampaknya, di penghujung tahun 2005 ini, Sang Dewi Keberuntungan hanya datang sendiri… tanpa disertai oleh Dewi Cinta…