Si Kabayan Saba Kota
Hari ini adalah hari pertama gue menempati lokasi kerja yang baru, setelah selama 3 tahun lebih berlokasi di Daan Mogot (DM). Selain lokasi dan suasana yang baru (plus boss baru), tentu saja gak ada hal2 baru lainnya (terutama jabatan dan gaji) karena kerjaannya juga masih kerjaan yang lama.
So, kegiatan apa yang pertama kali dilakukan di lokasi baru? Tentu saja unpacking barang2 dan masang komputer (PC dan SunBlade). Dan seperti biasa, baru aja beres masang2 komputer, udah dipanggil boss kecil buat meeting di lt 26.
Selesai meeting, gak sengaja ketemu temen2 lama dari DM, jadi gue sempetin dulu mampir ke tempat mereka. Sayangnya gak ada welcome party, cuman ucapan selamat menempati lokasi baru doang.. plus sedikit celaan kalo gue bagaikan orang udik yang baru pindah ke kota (baca: Si Kabayan Saba Kota).
Giliran makan siang, Ari ngajakin makan ke Sabang sekalian mau mampir ke Duta Suara. Jadilah gue berempat (plus Ari, Suto dan Saptadi) menyusuri Jalan Sabang mencari tempat makan. Tadinya mau makan di Bakmi Gang Kelinci, cuman karena Ari ragu kalau itu halal, jadinya jalan lebih jauh lagi ke Bakmi GM. Padahal pas lewat Bakmi GK, di situ tertulis kalau Bakmi GK yang di situ adalah cabang dari Jalan H. Agus Salim. (Tuh Ri, ada tulisan Haji-nya.. halal dong
)
Abis makan siang, pas lewat Duta Suara, tiba2 hujan turun. Gak jadi ke Duta Suara hari ini, deh.. Mungkin besok, toh kita udah jadi penghuni sini… no need to hurry then 
Well… selamat menempati lokasi kerja baru kawan2…..
This entry was posted
on Monday, February 21st, 2005 at 16:08 and is filed under personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.
Si Kabayan Saba Kota
Hari ini adalah hari pertama gue menempati lokasi kerja yang baru, setelah selama 3 tahun lebih berlokasi di Daan Mogot (DM). Selain lokasi dan suasana yang baru (plus boss baru), tentu saja gak ada hal2 baru lainnya (terutama jabatan dan gaji) karena kerjaannya juga masih kerjaan yang lama.
So, kegiatan apa yang pertama kali dilakukan di lokasi baru? Tentu saja unpacking barang2 dan masang komputer (PC dan SunBlade). Dan seperti biasa, baru aja beres masang2 komputer, udah dipanggil boss kecil buat meeting di lt 26.
Selesai meeting, gak sengaja ketemu temen2 lama dari DM, jadi gue sempetin dulu mampir ke tempat mereka. Sayangnya gak ada welcome party, cuman ucapan selamat menempati lokasi baru doang.. plus sedikit celaan kalo gue bagaikan orang udik yang baru pindah ke kota (baca: Si Kabayan Saba Kota).
Giliran makan siang, Ari ngajakin makan ke Sabang sekalian mau mampir ke Duta Suara. Jadilah gue berempat (plus Ari, Suto dan Saptadi) menyusuri Jalan Sabang mencari tempat makan. Tadinya mau makan di Bakmi Gang Kelinci, cuman karena Ari ragu kalau itu halal, jadinya jalan lebih jauh lagi ke Bakmi GM. Padahal pas lewat Bakmi GK, di situ tertulis kalau Bakmi GK yang di situ adalah cabang dari Jalan H. Agus Salim. (Tuh Ri, ada tulisan Haji-nya.. halal dong
)
Abis makan siang, pas lewat Duta Suara, tiba2 hujan turun. Gak jadi ke Duta Suara hari ini, deh.. Mungkin besok, toh kita udah jadi penghuni sini… no need to hurry then 
Well… selamat menempati lokasi kerja baru kawan2…..
This entry was posted
on Monday, February 21st, 2005 at 16:08 and is filed under personal. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed.
Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.
Comments
makan-makan!!!
pindah ke Indosat ?
ini Nugi ex IF-95 bukan ya? sorry klo salah.. tp klo bener, humm.. masih inget gak ya ama gw? nggak kali ya
Teh Yanti, inget atuh.. kakaknya Yani kan?
Off topic, off topic… met ultah, ya, Nuuuug….
salam kenal ya
#5: thanks K’Isman
kadonya dongs
[…] Dimulai dari kepindahan lokasi kantor gue ke pusat kota, tepatnya ke daerah Thamrin, rupanya Dewi Keberuntungan turut serta menemani kepindahan gue tersebut. Beberapa minggu setelahnya, cita-cita terbesar gue tercapai bertepatan dengan hari ulang tahun gue. Ya, untuk pertama kalinya gue berhasil menginjakkan kaki di Negeri Samurai. Meskipun cuman sebentar, bahkan secara bergurau gue selalu mengatakan bahwa itu bagaikan pergi umrah ke Jepun, tapi moment tersebut merupakan hadiah ulang tahun yang terindah, yang sangat berkesan dan entah sampai kapan akan dapat bertahan di memori gue. […]